Seberapa Mampu kah Kau Mencintai ku?
♥ ~Duhai engkau calonku yang Tertulis Di Lauhul Mahfudz~ ♥ ♥
Jika kau mencintaiku kerana kecantikanku,menyejukkan setiap mata yang memandangnya, kemudian aku bertanya. . . saat kecantikan itu memudar dimakan usia, MASIHKAH CINTAMU TERTUJU KEPADAKU? ? ?
Jika kau mencintaiku kerana ramahnya hatiku,memberi kehangatan dalam setiap sapaanmu, kemudian aku bertanya. . .
... ... saat keramahan itu tertutup kabut prasangka,
SEBERAPA MAMPU CINTAMU MEMENDAM CURIGA? ? ?
kelak pengertian itu tertelan oleh ego sesaat,
SEBERAPA KAU MAMPU MEMPERTAHANKAN CINTA INI? ? ?
Antara Fanatik dan Kafaah
Potret 1 Dalam acara kumpul keluarga besar, di malam hari menjelang tidur, Nina tetap mengenakan jilbabnya, bahkan tetap berpakaian rapi tanpa mengurangi apapun yang melekat pada dirinya. Di sisi lain, saudara-saudaranya, tantenya, budenya, atau kakak adiknya yang juga memakai jilbab telah membuka jilbabnya dan memakai pakaian siap tidur. “Kenapa pas mau tidur jilbabnya nggak dibuka, kan disini saudara semua” saudara, tapi kan belum tentu mahram. atau pertanyaan lain “Naak, kamu kenapa tetap pakai kaos kaki sih kalau di rumah saudara?” hmm.. “Hati-hati jangan terlalu fanatik belajar agamanya Mbak” Potret 2 Setiap ada tamu mendadak di rumah, atau ketika Ibu meminta bantuan beli sesuatu di warung, maka Nina selalu butuh waktu sejenak, untuk memakai rok panjang, jaket, kerudung kaos, dan kaos kaki. Seperti berlebihan, karena biasanya Ibu hanya menyambar jilbab ketika ke warung, atau bahkan lupa memakai jilbab ketika menyapu di halaman rumah. Pertanyaan Nina ke Ibunya, “Bu, kalau ke depan rumah dipakai jilbabnya” “Kan ke depan aja, ga ada siapa2 kok” “Itu Bu, ada tetangga yang Bapak-bapak” “Ah, ga apa2
Contoh Surat Lamaran dan Daftar Riwayat Hidup Untuk Internship
Contoh surat lamaran Internship
Bandung, 23 Januari 2013
Yth.
HRD Personalia
PT.Pos Indonesia (Persero)
Jl.Banda
30 Bandung, Jawa Barat
Dengan
hormat,
Berdasarkan informasi dari
Deputi Kemahasiswaan Politeknik XXX, PT.Pos Indonesia (Persero) menyatakan bahwa perusahaan membuka internship untuk mahasiswa. Ada pun keterangan mengenai diri saya sebagai
berikut :
Terminologgi Data Mart, data Warehause, data mining, OLAP, MOLAP, ROLAP, HOLAP dan Bussiness Intelegence
DATA MART
Data mart adalah fasilitas penyimpanan data yang berorientasi pada subject tertentu atau berorientasi pada departemen tertentu dari suatu organisasi, fokus pada kebutuhan depertemen tertentu seperti sales, marketing, operation atau collectin. Sehingga suatu organisasi bisa mempunyai lebih dari satu data mart.
Data mart pada umunya di organisasikan sebagai suatu dimensional model, seperti star-schema (OLAP Cube) yang tersusun dari sebuah fact dan beberapa tabel dimension.
- Akses mudah ke data yang sering digunakan
- Penciptaan pandang kolektif untuk sekelompok pengguna
- Peningkatan respon-time dari pengguna akhir
- Fleksibel dan mudah cara pembuatan
- Lebih hemat biaya daripada Data warehouse
- Definisi pengguna lebih jelas dari sebuah gudang data.
- Tidak bisa sepenuhnya menilai kinerja LAN berbasis sistem manajemen database sementara port dari satu lingkungan yang lain.
- Dapat mendukung kelompok-kelompok pengguna kecil atau sederhana sumber data, yang tidak ideal untuk aplikasi perangkat lunak didistribusikan dan pengembangan skala besar Perusahaan-lebar sistem manajemen database
Data Warehause merupakan kumpulan data yang berorientasi subjek, terintegrasi, time-variant, dan non volatile untuk mendukung proses pengambilan keputusan.
Kelebihan data warehouse:
Pelangi dibalik Mendung
Bismillahirohmanirohim,
Hidup memiliki sebuah pola nya tersendiri, jika itu kupu-kupu maka ia akan
berawal dari telur, menetas menjadi ulat, kemudia menjadi kepompong, dan untuk beberapa lama ia baru akan membuka
kepompongnya dan mendai kupu2 yang cantik. Kemudian akhirnya mati setelah
berumur 2 minggu menjadi sisayap cantik. Jika itu manusia, mereka memiliki juga
pola hidupnya.
Kebanyakan masyarakat Indonesia memiliki pola seperti ini, lahir, anak2,
sekolah SD, SMP, SMA, melanjutkan perguruan tinggi, kemudian wisuda, beberapa
melanjutkan studi tapi pada akhirnya
mereka semua bekerja, menjadi pegawai, kemudia menikah, punya anak, tua dan
mati. Jika ini terjadi secara turun temurun, bahkan bila kita lihat bagannya
pun akan terasa kita hidup yang paa akhirnya akan mati. Sungguh membosankan,.


